Saturday, May 21, 2016
Cara meremote MySQL dengan Pmyadmin Pada Linux Ubuntu
Ada baiknya sebuah server database tidak dibuka untuk publik karena sangat rentan sekali untuk diserang pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Seorang sistem administrator pasti menjadi sasaran bully perusahaan ketika data perusahaannya berhasil dibobol oleh seorang . Apalagi jika data-data tersebut adalah data-data yang sangat penting. Serangan skan menjadi terror bagi para sistem administrator. Berbagai cara mereka lakukan untuk mengamankan server mereka, tidak jarang juga mereka mendapatkan bencana ini padahal mereka sudah mengamankan server sebaik mungkin. Pada dasarnya kata aman 100% pada sebuah jaringan itu tidak ada, brand sebesar facebook saja mempunyai celah kmanan untuk diretas, apalagi jika kita tidak melakukan apapun untuk mengamankan server?
Port 3360 (MySql) adalah salah satu sasaran para untuk meretas, serangan MySql injection menjadi salah satu cara mereka untuk memasukinya. Apalagi jika kita menginstall pmyadmin dan tidak membuat sistem kmanan diatasnya? Lewat sana, bahkan para mungkin sekali untuk masuk sebagai root. Mengerikan!
Pada linux hal ini bisa diatasi dengan berbagai cara, yang pertama adalah mungkin kita mengubah URL pmyadmin di linux menjadi nama lain yang menurut kita susah ditebak siapapun, metode ini menurut saya sangat recommended. Cara yang kedua adalah membuka portal pmyadmin by request, artinya portal ini hanya akan dibuka jika ada rekan kerja kita yang meminta akses, jika sudah selesai kita bisa menutupnya lagi, menurut saya cara ini juga cukup recommended untuk diterapkan di server kita. Cara yang ketiga adalah, Memberikan hak akses pada server lain yang juga diinstall pmyadmin agar dapat meremote server kita.
Dari ketiga metode yang saya jelaskan, alangkah sangat baik sekali jika kita menerapkan ketiganya. Kenapa tidak? Lebih aman lebih baik bukan. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan ketiga metode tadi dengan step by step sejelas-jelasnya. Dalam percobaan ini saya menggunakan Linux Ubuntu Server 12.04 LTS.
Pertama-tama kita install dulu pmyadmin di server yang akan digunakan untuk kita meremote database. Cara menginstall pmyadmin :
sudo apt-get install pmyadmin
Pilih webserver yang anda gunakan. Disini saya menggunakan apache
Pada bagian ini saya memilih "no"
Sampai disini installasi pmyadmin selesai. Selanjutnya, karena kita akan menerapkan ketiga metode tadi pada server kita, maka kita akan mengubah url pmyadmin sesuai keinginan kita. Untuk melakukannya kita buka file /etc/pmyadmin/apache.conf lalu ubah bagian ini dibagian paling atas. Cara merubah url pmyadmin di linux :
# pMyAdmin default Apache configuration
Alias /pmyadmin /usr/share/pmyadmin
Ubah menjadi seperti ini :
# pMyAdmin default Apache configurationAlias /restrictedar /usr/share/pmyadmin
Anda melihat bedanya kan? Setelah perubahan, jangan lupa untuk merestart apache anda!
Sampai disini metode pertama "merubah url pmyadmin di linux" telah selesai! Kita akan lanjut ke metode selanjutnya kita akan membuka atau menutup pmyadmin kita by request. Caranya sangat mudah, anda cukup masuk kedalam file tadi (/etc/pmyadmin/apache.conf). Pada bagian anda merubah url, berikan tanda comment untuk mendisable nya.
# pMyAdmin default Apache configuration#Alias /restrictedar /usr/share/pmyadmin
Untuk membuktikannya silahkan datangi url anda, misalnya http://webanda/restrictedar, maka yang muncul adalah URL NOT FOUND. Metode kedua, selesai! Selalu restart apache anda setelah melakukan perubahan ini. Sekarang kita lanjut ke metode ketiga, yaitu menghubungkan pmyadmin yang baru saja kita install, ke server lain. Pada sisi server tujuan, kita tidak diharuskan menginstall pmyadmin. Itu optional! Yang perlu diat adalah bahwa kita harus memberikan hak akses dari Server utama kepada server pmyadmin kita. Dari sisi server utama, kita hanya cukup melakukan GRANT ACCESS saja. Silahkan masuk ke mysql server utama anda. Syntax dibawah adalah cara memberikan hak akses dan membuat user di mysql.
GRANT SELECT ON database.* TO 'user'@'host' IDENTIFIED BY '';
Perlu diat bahwa grant access diatas adalah hanya untuk select saja. Setelah melakukan grant access, lupakan server utama anda. Sekarang kita memberikan beberapa konfigurasi di sisi server pmyadmin. Pertama kita copy file /etc/pmyadmin/config.inc.p menjadi /etc/pmyadmin/config.inc.p.ori. Kedua kita buka file /etc/pmyadmin/config.inc.p dan tambahkan sintaks ini pada line 85 :
$cfg['Servers'][$i]['verbose'] = 'DB_CRUCIAL';$cfg['Servers'][$i]['host'] = 'SERVER_TUJUAN_ANDA';$cfg['Servers'][$i]['port'] = '3306';$cfg['Servers'][$i]['connect_type'] = 'tcp';$cfg['Servers'][$i]['extension'] = 'mysqli';$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'cookie';
Setelah melakukan perubahan ini jangan lupa merestart apache. Sampai disini anda bisa meremote server penting anda dengan pmyadmin di server yang lain dengan hak akses yang terbatas. Bahkan kita bisa memberikan hak akses untuk beberapa tabel saja. Untuk memberikan grant access beberapa tabel saja cukup mudah, sintaksnya seperti ini :
GRANT SELECT ON database.table_anda TO 'user'@'host' IDENTIFIED BY"";
Lakukan seperti diatas sampai table-table yang anda grant selesai.
Semoga bemamfaat !
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment